Perjanjian Global dan BP memiliki fokus terhadap kualitas dan performa
BP telah mengakui kemampuan spesialis jaringan pipa bawah laut, J P Kenny (JPK), dengan memberi kami Global Agreement* (Perjanjian Global) di mana kami akan memberikan layanan enjinering dan manajemen proyek (EPMS) untuk proyek fasilitas bawah laut BP selama lebih dari enam tahun.
Hubungan berbasis performa
Melalui Perjanjian Global JPK dan BP akan membangun hubungan berbasis performa yang kolaboratif dan yang akan mendapatkan manfaat dari standardisasi, transfer pengetahuan & penerapan program 'pelajaran yang diperoleh'.Dengan permintaan global terhadap hidrokarbon yang semakin meningkat, perjanjian ini memastikan nilai jangka panjang untuk BP maupun JPK, yang mendukung budaya kualitas, perbaikan yang berkelanjutan dan manfaat biaya.
"Perjanjian ini memberi kami akses ke landasan yang kuat untuk proyek kaliber tinggi," ujar Steve Wayman (CEO), "Perjanjian ini menambah nilai ke proses penyelesaian proyek yang berhasil dengan mencoba melibatkan unsur-unsur seperti inflasi harga, peralatan & layanan, waktu kerja yang panjang dan kompetisi bagi penyuplai terbaik."
Ia menambahkan, "Rencana jangka panjang kami adalah bekerja sama dengan klien untuk mencapai langkah perubahan dalam performa bisnis.Ini berarti bahwa proyek dapat direncanakan secara lebih baik, dan dengan menggunakan pendekatan berstandar tinggi akan dihasilkan penghematan biaya yang signifikan, penggunaan sumber daya yang lebih baik, serta pembelajaran yang lebih cepat dan perkembangan teknologi yang lebih berhasil."
Kesempatan bagi pengembangan staf
Sekitar 200 karyawan JPK kini terlibat di dalam pekerjaan BP di seluruh dunia.Bagi JPK, perjanjian tersebut memberi kesempatan bagi pengembangan staf melalui fase proyek secara bertahap dan kesempatan untuk bekerja di dalam tim penyelesaian proyek integrasi berperforma tinggi.Kesempatan ini juga memungkinkan peningkatan performa yang berkelanjutan dari proyek ke proyek.
Proyek bergengsi
"Sejak menandatangani perjanjian ini, pekerjaan kami dengan BP telah berkembang," jelas Steve, "Kamilah yang paling aktif di Angola, di Teluk Meksiko, Norwegia dan wilayah Kaspia, yang semuanya mengalami peningkatan aktivitas yang signifikan.Tim kami berkembang untuk memenuhi permintaan proyek air bawah tanah seperti pertalian antara BP Puma dan Teluk Meksiko lainnya, Program Angola, dan Shah Deniz di Laut Kaspia, di lepas pantai Azerbaijan.Kedua proyek yang disebutkan terakhir termasuk proyek paling bergengsi di wilayah ini."
BP memprediksi bahwa produksi air tanah bawah laut akan menunjukkan perkembangan volume yang signifikan untuk keseluruhan produksinya dalam 5-10 tahun mendatang dan BP juga telah mempersiapkan tiga Perjanjian Global untuk memenuhi kebutuhan EPMS bawah lautnya.Sebagai penyuplai Perjanjian Global, JPK menggunakan pengalaman proyek air bawah tanah & inovasi teknisnya di seluruh dunia untuk membantu BP menjalankan fasilitas yang aman dengan efisiensi operasional yang tinggi di seluruh kehidupan lapangan.
Untuk informasi selanjutnya, kunjungi: www.jpkenny.com
